Contreng Troli Bandara

Dengan mengucapkan Basmallah, saya selesai sudah melakukan contreng pada Pilpres tadi pagi. Sewaktu saya datang ke TPS masih sepi sekali, hanya satu dua orang pemilih saja yang baru datang. Maklum keadaan memang masih sangat pagi. Saya datang lebih awal karena pagi ini saya harus ke bandara menjemput orang tua dan saudara yang pulang dari Jakarta sehabis menemani saudara tertua saya yang dioperasi.

Troli di bandaraSewaktu di bandara saya sempat terheran-heran. Sebelum ini saya tidak begitu memperhatikannya. Baru kali inilah saya sempat terpikir masalah ini. Saya lihat kok banyak penumpang yang baru datang keluar mengambil troli. Troli yang mereka ambil ini lumayan jauh, karena berada di bagian pemberangkatan. Loh, apakah di dalam tidak disediakan ya? Begitu pikir saya. Saya mencoba melihat melalui kaca bening. Ternyata memang tidak ada. Yang adapun ialah yang dipegang oleh porter berpakaian oranye yang hanya berjumlah empat orang. Puluhan penumpang berjalan keluar untuk mengambil trolinya masing-masing yang cukup jauh. Tidak ada petugas bandara yang membantu. Saya lalu mendekati seorang bapak yang memakai pakaian dinas bandara. Dia sedang berjaga di pintu keluar.

“Wah ramai ya Pak”, kata saya mencoba iseng mengakrabkan diri. Mungkin bapak itu berpikir, siapa orang ini sksd amat. “Nggak ikut contreng Pak?”, tanya saya kembali. Soalnya bapak itu kelihatan cuek sekali.
“Nanti siang, dik”, jawab bapak itu. Akhirnya, ada juga suaranya. Hehehe.
Sambil melihat penumpang yang seliweran membawa troli, saya lanjut bertanya, “Maaf Pak, apakah tidak disediakan troli di dalam untuk barang penumpang?”.
“Banyak, tuh lihat sendiri di dalam”, jawabnya bapak itu dengan sangat tegas.
Saya kembali melihat dari balik kaca dan memperhatikan arah yang ditunjuk oleh bapak tadi. Saya tidak melihat satupun troli di sana. Lagipula kalau ada pastilah para penumpang tadi tidak perlu keluar mengambil di tempat lain. Lalu saya kembali bicara dengan bapak tadi.
“Nggak ada Pak”, kata saya.
“Ya sekarang nggak ada lagi, karena sudah dipakai”, tanggap bapak itu dengan sangat tegas.
“Bukannya para penumpang mengambil di sana, Pak”, kata saya seraya menunjuk arah tempat berkumpulnya troli yang cukup jauh. “Jauh juga ya, Pak”, lanjut saya.
“Nggak tahu ya dik. Semua penumpang kalau membawa troli ke parkiran tidak mengembalikannya lagi. Seenaknya saja ditinggal di tempat parkir”, jawab bapak berkumis gaya jampang itu kembali dengan nada tegas. Loh apa hubungannya pak, tanya saya dalam hati.
“Anda ini siapa? Kok tanya-tanya?”, balik tanya bapak itu dengan nada semakin tegas.
“Saya hanya penjemput saja, Pak. Maaf Pak, permisi”, jawab saya. Maaf deh pak, jangan sewot ya. Semoga tugasnya lancar-lancar saja.

Saya lalu berpikir kenapa bapak tadi yang saya lihat dari uniformnya merupakan petugas resmi bandara sepertinya tidak peduli dengan keadaan tersebut. Lagipula rasanya mustahil ada penumpang yang mau mengembalikan troli balik ke tempatnya karena lokasi parkir yang juga cukup jauh. Semestinya ada petugas khusus yang secara reguler mengambilnya, seperti di mall-mall. Untungnya semua penumpang hanya mengomel saja, bagaimana kalau seandainya semuanya berdemo? Bukankah persiapan layanan bandara harus juga diutamakan, termasuk penyediaan alat troli? Gedung dan fasilitas boleh saja megah dan hi-tech, tetapi kan layanan juga harus menyeluruh.

bener banget tuh!
mending kalo cuman gak bertanggung jawab,ini pas diminta atau ditanya gimana solusinya. mukanya garang,matanya melotot,ngomongnya bentak2!
cape deh sama kualitas bandara “Internasional”.
semoga post ini dapet serp 1 dan semua petugas bandara yang ngenet,bisa baca.
udah waktunya kota kita jadi metrpolitan,tapi agak susah nyampenya kalo gitu ceritanya.
betul (roma irama please… not kiwil… :lol: )
febri´s last blog ..bikin Mini Project yuk! My ComLuv Profile

Iya bener. Ato jangan2 pria berkumis itu bukan petugas bandara lg mas…
CatatanRudy´s last blog ..Online – Saykoji My ComLuv Profile

udah salah, tegas lagi.
hihihi
dian´s last blog ..7 things about me My ComLuv Profile

itulah menariknya indonesia gan…
yorick´s last blog ..Import Artikel Blog ke Facebook Secara Otomatis My ComLuv Profile

harusnya sebelum sampeyan pergi, si bapak2 jampang tadi nawarin tiket dulu deh. kan calo. :D
Dum´s last blog ..Mencontreng My ComLuv Profile

buru buru pulang…asli kali ini fast reading hehhehe..yg kumeng sebelumnya endak loh y
cebong ipiet´s last blog ..Dari Taman Safari My ComLuv Profile

hehehe… ternyata namanya doang yang internasional, ck ck ck…
neilhoja´s last blog ..New Award My ComLuv Profile

Wah…Apa keluhan selama ini gak pernah didengar ya.
Komponen manajemen ada yang salah tu.

Itu gambar mas Ardi lagi dorong troli ya? Wah keren mas sepatunya :D

Mengenai kejadian yang mas Ardi alami, bagi saya itu hal yang tidak bisa saya tolerir. Kita udah mencoba ramah kok ditanggapi dengan sikap macam itu. Kalau ditanya dg lantang oleh petugas itu, saya mungkin akan menjawab dengan lantang juga mas, “this is my blog,who care?” :lol: (ga nyambung.. kabuuuurr….)
rismaka´s last blog ..Cara Membuat Halaman Daftar Isi atau Sitemap My ComLuv Profile

iya nih, petugas bandara mau nyari enaknya aja, malah troli2 itu disewakan ke penumpang
Bisnis Online´s last blog ..Bisnis Online Twitter dan Mendapatkan Ribuan Follower Gratis My ComLuv Profile

semoga saya gak sampai bertemu dengan yang mukanya garang begitu … hahaha … bisa-bisa malah saya sembur … :D

saya pastikan petugas bandara, lengkap fitur-fitur di uniformnya … hehehe
tetapi mungkin bukan tugas dia, berhubung hari pilpres jadi sebagian besar nyonreng dulu baru masuk kerja atau ada yang diliburkan … jadi yang ada di bandara seadanya saja … :)

saya tadinya mau nulis apa adanya sih … tetapi saya berusaha diperhalus sedikit menjadi ‘tegas’ … :D

kalau yang begituan mah gak menarik euy …
malah dapat malu-maluin kalau yang dateng atau penumpangnya itu turis mancanegara … :)
semoga saja di bagian buat internasional gak begitu kejadiannya .. malu neh …

ah masak sih di bandara masih ada calonya …
tetapi siapa tahu ya … hehehe …
mungkin dipikirnya ‘nih orang ngeganggu rejeki gua aja’ :D

pulang balik kampung? atau pulang ke perantauan mba’?
yah nyontreng kok mesti bolak balik gitu … ktpnya gak bikin dua aja? :D

dahulu gak begitu mas … rasa-rasanya baru sekitar setahun ini ketika saya bolak balik ke bandara terlihat seperti ini … bukannya tambah bagus kok malah semakin lama tambah ada yang kurang … belum lagi kalau bicara fasilitas lainnya … hiks

mungkin dari sisi pengawasan juga mas …
entahlah … yang jelas yang mengurusi fasilitas … :)

weks … saya bukannya gak sebel mas … tetapi ada ortu saya, kan namanya orang tua itu mudah sekali jantungan, apalagi kalau melihat anaknya ribut-ribut …
lagipula saya pagi itu belum makan, jadi mungkin rasa lapar membuat saya males meladeni orang itu … malah bikin saya jadi tambah sakit perut nantinya … hehehe

/* kekekekkk … itu gambar boleh nyatut dari folder di kompi, gak tahu lagi dari mana sumbernya terus edit dikit … saya malah kemana-mana pakai sandal jepit mas … jarang banget pakai sepatu … mungkin hanya buat kondangan saja :D */

saya tidak tahu kalau ada troli disewakan (mungkin yang dibawa oleh porter itu ya mas?) … padahal pihak bandara semestinya bisa saja menggaji secara khusus para porter sebagai salah satu fasilitas layanan bandara …

Perlu pelatihan sentuhan manusiawi yaaa….

Susah dapet ramah klo gaji mereka masih rendah toooh…kasian juga…

Ambil hikmahnya saja deh….
aboutsamarinda´s last blog ..FREEWAY FIRST IN KALIMANTAN My ComLuv Profile

Waaakaakaakakak.. baru jadi petugas bandara.. belum jadi bapak pulisi.. apalagi bapak penjabat.. waaakaakakak
Salam sayang
KangBoed´s last blog ..Perjalanan Hidup My ComLuv Profile

bahkan ada yang malu2in. Pemeriksaan yang harusnya pakai alat, jadi pakai mata. apa gak malu tuh di liat turis dari luar?
ganda´s last blog ..Wordpress Tip : Use Prepared Statement Rather Than Escaping Bad Input! My ComLuv Profile

bener
harusnya demikian :)

tidak adakah petugas keamanan di negara kita ini yang memberikan peayanan yang manis, senyum dan baik….

Sama donk mas. Saya pakai sepatu cuma buat balik kampung aja. Klau ada yg macem2 di kereta kan bisa saya tendang tuh :D
rismaka´s last blog ..ImageShack Diserang, Gambar Saya Hilang My ComLuv Profile

Sebenarnya gaji udah cukup mas. Mungkin masalahnya karena pribadi atau moral mereka saja yang masih kacau.

Mungkin karena biar lebih alami bang. Back to nature hahahah
rismaka´s last blog ..ImageShack Diserang, Gambar Saya Hilang My ComLuv Profile

Saya juga mas, kemarin :)

sepakat!! pelayanan harusnya tetap menjadi nmr satu.
bahwa dengan cara seperti inilah saya pikir blogger Indonesia akan semakin diacungi jempol. teruslah menulis dengan kritis mas
antown´s last blog ..Info Laporan Kopdar dan Lomba Poster Berhadiah 100 Juta My ComLuv Profile

tekanan kerja juga bisa saja … di Indonesia ini kan terkadang seorang atasan tidak peduli dengan etika pekerjaan … secara sembarangan menyuruh pegawai atau bawahan mengerjakan apa saja yang mungkin tidak ada dalam jobdesknya … sehingga dapat meruntuhkan moral para pekerjanya sendiri …

itulah hidup … seseorang sudah diletakkan pada porsinya masing-masing … dan itu harus disyukuri dan dinikmati … karena dibalik itu ada pembatasan untuk kebaikan dirinya sendiri … :)

@Ganda,
menurut saya sih memang harus dibedakan bang … soalnya orang kita ini apa yang terlihat sering kali berbeda dengan kenyataan, jadi harus diperiksa menyeluruh … baik dengan alat, mata, maupun diraba-raba … mungkin saja ada di antara penumpang yang punya kelebihan untuk menyimpan sesuatu tanpa terdeteksi, di sini diperlukan ‘mata’ yang ahli yang dapat menembusnya … hahaha …

yups … alamiah … tetapi saking alamiahnya terkadang malah lebih intensif daripada yang ilmiah … :D

semua ada pilihan dan prinsip masing-masing …
dan semua harus menghormati hal itu … :)

pernah melihat atau mengalaminya gak mas?
heran juga ya … kenapa hal seperti itu masih juga terjadi … :)

sebenarnya banyak mas … tetapi ada waktu-waktu tertentunya … hehehe
apalagi pas tanggal muda tuh … sumringah deh senyumnya … gak disenyumin juga senyum sendiri … :D

terkadang saya sendiri jadi mikir … apakah dengan protes, saran, opini, atau pandangan lain ini dapat memberikan manfaat? … toh, yang membaca hanya dari teman-teman dunia maya sendiri yang secara umum belum tentu berada di bidang yang sedang dibicarakan … tetapi saya lebih menyukai kalau ini hanya sekedar berbagi ‘rasa’ saja … :)

hahaha.. klo menurut saya sih, kurang perlu bang. soalnya pun pekerjanya setengah hati melaksanakannya. hahahaha… apalagi ketemu kain kotor, pasti langsung di “OK” kan sama mereka. hahahahaha….
ganda´s last blog ..Free Wordpress Theme : plainBox My ComLuv Profile

seperti SEO gitu ya? hahahahahaha…..
ganda´s last blog ..Free Wordpress Theme : plainBox My ComLuv Profile

Wah, saya paling ketinggalan pengetahuan…
Saya malah baru tau, karena belum pernah ke bandara.
Njemput aja kagak, apalagi naik pesawat.
marsudiyanto´s last blog ..Metalogika My ComLuv Profile

begitulah…Indonesia banget.kan, jawaban pak petugas..
he he he..
Sabar mas…
Kita juga masih di Indonesia… jadi nikmati aja…

ini dia yang udah lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget sering aku protes ke temen yang kerja di bandara. katanya bandara palembang itu bandara internasional.. tapi troly aja ga disediakan :(
easy´s last blog ..Toys My ComLuv Profile

masalah mental ini om, kadang di negara kita suka kebalik-balik mana yang pelayan dan mana yang minta dilayani.
mas stein´s last blog ..16 Juli 2009 My ComLuv Profile

uhhh… cari kesempatan dalam kesempitan tuhh… namanya..
nanangkuningan´s last blog ..SMADAV 5 MAU??? My ComLuv Profile

Waaaakaaakaakakak.. apdeeeeeeeeetttttttttt
Salam Sayang
KangBoed´s last blog ..Hilangnya Jati Diri Manusia My ComLuv Profile

hehehe galak amat sih bapak2nya…

lebih memilih perut dan dapur ternyata … hahaha :D

begitulah mas keadaannya … saya gak tahu bagaimana di bandar udara lainnya … semoga di kemudian hari semakin baik lagi pelayanannya …

yang pasti bapak penjaga itu jauh lebih sabar daripada saya … kenapa? karena beliau pastilah menghadapi banyak orang setiap harinya … dan bagaimana kalau ternyata memang hal tersebut bukan dalam ruang lingkup kerjanya? … mudah-mudahan saja semua yang berada dalam lingkup kerja di bandar udara masih dapat merasa nyaman … :)

loh sudah ada yang protes ternyata … hahaha … malahan langsung ke orangnya …. kekekek … lalu apa yang dibilangnya mba’?
mengenai troli itu saya juga bingung … kenapa selalu numpuk di bagian pemberangkatan … apakah dikarenakan di kawasan tersebut jauh lebih banyak porternya? :) … lagipula toh jarak tempuh untuk penumpang lebih jauhan yang baru datang turun dari pesawat … aneh .. ada-ada saja …

ada benarnya juga mas … mungkin harus diberikan pengayaan dalam bidang mental kerja … kalau masih juga … apa boleh buat … hadapi saja dengan lapang dada … hahaha

sepertinya kasus troli di bandar udara memang sudah banyak diangkat oleh media massa … tetapi kenapa ya masih saja terus terulang … rasanya bukan lagi masalah cari kesempatan dalam kesempitan … atau malah jadinya kesempatan yang terbuka lebar … :)

hihihi … apdetnya entar aja … :)

galak sih gak terlalu … mungkin sudah kebiasaan atau malah terlalu capek mengahdapi kesehariannya …

Indonesia bro, kehidupannya serba ekstrim, ya gitu deh. Hehe

hahaha … tetapi mestinya gak begitu juga kok … kalau semua nyaman (dalam berbagai hal, terutama urusan perut dan keamanan) pastilah penuh senyum dan ramah … negeri kita sangat dikenal sebagai bangsa yang ramah dan murah senyum ….

*name

*e-mail

web site

leave a comment


CommentLuv Enabled