Apa bisa sukses blogging tanpa pengetahuan atau belajar mengenai Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), atau Image Search Optimization (ISO), Enterprise Search Optimization (ESM), Keyword Optimization (KO), dan seabrek istilah lainnya sampai dengan mengolah HTML Tag dan CSS? Maaf nih mau ketawa dulu boleh kan? … hehehe
. Kenapa saya ketawa? Ya mau ketawa saja. Habis judul di atas seperti ngawur ya
.
Singkat saja. Tulisan ini sudah jelas tidak ditujukan untuk teman-teman yang ingin mengetahui atau belajar SEO di sini. Saya sendiri buta benar mengenai hal ini. Hanya saja saya punya pendapat yang sangat pribadi mengenai blogging dan SEO atau istilah lainnya itu. Bagi saya nge-blog ya nge-blog. Punya ide mau cerita ya ditulis di blog. Punya sedikit pengetahuan ya berbagi di blog. Punya opini atau apa kalau memang mau ditulis di blog ya tulis saja. Tidak punya pembaca? Biarin saja sendirian, yang penting hasrat menulisnya terpuaskan. Ya itu kuncinya. Hasrat untuk menulis. Boleh juga punya blog dimanfaatkan untuk menjaring dolar. tetapi itu kan bonusnya. Jangan sampai gara-gara ingin mendapatkan dolar secepat dan sebanyak mungkin lalu ogah menulis sendiri lalu copy-paste saja. Gak kreatif amat dan juga gak terhormat. Bayangkan kalau ketemu situs/blog yang isinya gak dimengerti karena hanya sekumpulan kata-kata dengan banyak link/tautan. Atau lebih parah lagi kalau artikelnya hanya satu paragraf pendek sedangkan iklannya satu halaman semua penuh.
Jadi gimana dong? Ya kalau mau menulis sesuatu ya tulis saja. Gak usah mikirin apakah bakalan ada yang membaca atau sampai nyumbang komentar. Belajar dahulu bagaimana menulisnya. Temukan gaya penulisan sendiri. Gak usah mikirin tampilan situs/blog yang jelek. Ide apa saja yang lewat di kepala wujudkan. Jangan pikirkan “bagaimana anu” atau “bagaimana ini”. Timbulkan naluri menulis terlebih dahulu. Jadilah diri sendiri tanpa harus meniru apa yang orang lain punya.
Waduh… tadi katanya singkat saja neh…
… ya ini akibat kalau menulis tanpa kerangka atau dipikirkan terlebih dahulu. Tadi itu ingin menulis saja, ya langsung nulis. Buat teman-teman yang sudah baca tulisan ini saya mohon maaf ya sudah merugikan dan mengurangi waktu Anda yang sangat berharga. Dan saya juga mohon maaf karena tulisan yang ngawur ini…

13 Responses to “Sukses blogging tanpa SEO, SEM, ISO, ESM, KD, dan seabrek istilah lainnya”
Laksanakan
lah ada komen toh di sini … weleh2 mas jau ini kalau kasih komen singkat, jelas dan padat banget … sampai2 gak kelihatan tadinya … hehehe
Tulisannya nggak terlalu ngawur kok mas. Saya nangkep banget intinya. Sebagian blogger memang ada yang terkesan terlalu memaksakan untuk men-SEO-kan postingan2-nya (mungkin saya juga pernah demikian…hehe).
Tapi untuk yang baru mulai ngeblog, yang terpenting didahulukan emang bagaimana cara menulis yang baik dan mengalir. Soal SEO bisa menyusul belakangan. Tapi kalo emang pengen ningkatin jumlah pengunjung, beljar SEO juga jadi penting akhirnya
Posting pilihan di blognya iskandaria: The Master Final Battle (1 Mei 2009) Joe Sandy vs Limbad
iya itu … hehehe
saya setuju dengan pendapat mas iskandaria …
… jadi ya itu saya bilangin yg penting nulis dululah, nulis saja sudah susah apalagi mau main seo2an … nulis lancar plus gak copas dulu aja, kalau dah lancar (seperti mas iskandaria bilang) barulah belajar macem2 … saya saja masih belajar nulis secara bener … hehehe
saya nulis ini terinspirasi dari banyaknya teman-teman di im yg bertanya soal seo, pagerank atau sejenisnya … mereka sudah pusing duluan mikirin yg gituan, padahal ketika dilihat ternyata halaman blognya baru terisi beberapa post saja, malah ada yg hasil copas punya orang pula
seandainya air ponari bisa dipake buat naikin trafik ama pagerank, pasti banyak blogger yg antri
mungkin segala yg instan itu memang menggiurkan..
hahaha
.. nah itu dia .. instanisme (eh ada gak istilah ginian?
) sudah terpupuk biru di pikiran banyak orang .. harusnya kan tetap ada 3 langkah dasarnya: niat, proses, dan hasil .. kalau mau langsung menuju hasil boleh2 saja dicoba .. asalkan gak kelebihan dosis … hehehe ..
Setuju sih. Belajar SEO bisa menyusul belakangan deh. Yang terpenting memang kemampuan menulis dulu yang perlu dibenahi. SEO pun akhirnya bisa jadi efek samping yang tak terduga kalo penulisan artikel kita bagus.
Pengalaman saya membuktikan, banyak juga artikel saya yang sama sekali nggak bermaksud di-SEO-kan, tapi akhirnya mendatangkan banyak backlink dari SE
Mungkin karena kita nggak terlalu ngotot men-SEO-kannya yach.
Coz biasanya kalo kita terlalu ngoyo buat men-SEO-kan postingan, yang ada hasilnya malah artikel kita itu kurang SEO jadinya…hehehe
Posting pilihan di blognya iskandaria: 3 Jenis Konten yang Wajib Ada di Blog Anda (agar Aliran Trafik Tetap Terjaga)
nah yang terakhir itu yang sering terjadi
… saya juga sering begitu … hehehe, makanya saya posting ini juga sebagai peringatan buat saya sendiri di samping itu juga buat yang baru mulai ngeblog biar gak pecah konsentrasi nulisnya …
Ikut baca ini untuk menasihati diriku sendiri.
Posting pilihan di blognya Awamsangat: Menulis/Ngeblog dengan Pendekatan Awamologi
sama mas … saya nulis ini juga buat kasih peringatan buat diri saya sendiri
… secara masih sangat sering tergoda untuk bermain itu … hehehe
bener2 ga nyambung mas, judul sama isinya. tp saya tetep setuju koq
salam kenal
Posting pilihan di blognya hafidz: Dilemma sang satpam
hehehe
… emang sengaja sih (padahal emang gak paham… cari pembenaran saja saya ini …)
/* salam kenal juga */
so sarannya mas …???
hier´s last blog ..Kisah bersama Linux