Partai A atau B, Caleg Y atau Z? Dalam pemilu Indonesia 2009 ini gunakanlah kesempatan untuk meneruskan jalannya pemerintahan negara kita tercinta ini. Boleh saja kalau ada yang bilang bahwa Partai A akan membawa perubahan besar atau Partai B punya pengalaman hebat. Dan juga si Caleg A pintar, berpendidikan tinggi dengan sederet gelar dan penghargaan atau si Caleg B yang bersih dari nista. Namun bagi saya, sayangnya tidak ada satupun partai dan calegnya yang datang, bergaul, berbagi, atau apalah usaha untuk mengenal rakyat di tempat kami secara langsung … hanya dapet tontonan doang dari televisi, papan reklame di jalan-jalan
.
Tetapi lebih baik kita memilih yang bukan terbaik daripada tidak berbuat sama sekali. Walau ibarat mesin, semakin aus maka semakin jauh presisinya. Apa boleh buat daripada mesinnya jadi ngadat dikarenakan onderdil yang diganti bukan untuk mesinnya
. Tidak memilih berbeda dengan tidak berbuat. Seingat saya, dahulu juga sering sekali kotak bukan calon alias kotak putihlah yang menang dalam pemilihan kepala desa. Lalu kenapa di lembar pilihan nanti tidak disediakan pilihan terakhir yaitu “silahkan isi menurut pilihan Anda yang tidak terdapat pada lembar pilihan ini”.
Seperti yang saya tulis di atas, maka pilihan apapun yang nanti kita lakukan pada Pemilu Indonesia 2009 ini tentunya kita sendiri yang akan menerima kenyataannya selama 5 tahun ke depan.
